PENGARUH KEBIASAAN SCROLL MEDIA SOSIAL TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR PADA REMAJA KELAS 12 SMA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan scrolling media sosial terhadap konsentrasi belajar pada remaja kelas 12 SMA di Jakarta. Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya penggunaan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube telah membentuk kebiasaan scrolling tanpa henti yang berpotensi menimbulkan distraksi dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dan wawancara terstruktur. Responden penelitian terdiri dari 44 siswa kelas 12 yang dipilih sebagai subjek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan hubungan antara intensitas penggunaan media sosial, kebiasaan scrolling, dan tingkat konsentrasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mempertahankan konsentrasi saat belajar. Kebiasaan scrolling media sosial, terutama saat menerima notifikasi, terbukti menjadi salah satu faktor utama yang mengganggu fokus belajar siswa. Selain itu, stimulasi visual dan emosional yang dihasilkan oleh konten media sosial menyebabkan siswa kesulitan untuk kembali berkonsentrasi setelah berhenti menggunakan gawai. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya kecenderungan prokrastinasi akademik, di mana siswa menunda aktivitas belajar akibat penggunaan media sosial yang berlebihan. Faktor internal seperti kelelahan, kebosanan, dan motivasi belajar yang rendah, serta faktor eksternal berupa lingkungan belajar dan distraksi digital, turut memperkuat penurunan konsentrasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebiasaan scrolling media sosial berpengaruh negatif terhadap konsentrasi belajar siswa kelas 12. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kesadaran digital dan pengelolaan diri yang lebih baik dalam penggunaan media sosial guna mendukung efektivitas dan kualitas belajar siswa. Kata kunci: media sosial, scrolling, konsentrasi belajar, remaja, distraksi digital
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Al-Rahmi, W. M., Aldraiweesh, A., Yahaya, N., Kamin, Y. B., & Zeki, A. M. (2022). Social media use in collaborative learning: Effects on student engagement and academic performance. Interactive Learning Environments, 30(1), 92–108.
Diamond, A. (2022). Executive functions and their role in learning and development. Annual Review of Psychology, 73, 1–28.
Kuss, D. J., & Griffiths, M. D. (2021). Social networking sites and addiction: Ten lessons learned. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(2), 1–17.
Levenson, J. C., Shensa, A., Sidani, J. E., Colditz, J. B., & Primack, B. A. (2022). Social media use before bed and sleep disturbance among young people. Sleep Health, 8(1), 86–92.
Montag, C., Wegmann, E., Sariyska, R., Demetrovics, Z., & Brand, M. (2021). How to overcome taxonomical problems in the study of internet use disorders. Journal of Behavioral Addictions, 10(4), 1–12.
Poles, A. (2025). Social media scrolling and attention span among adolescents. Psychology and Behavioral Sciences, 14(2), 45–58.
Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2021). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 126, 1–9.
Steel, P., & Klingsieck, K. B. (2023). Academic procrastination: Psychological mechanisms and digital distractions. Educational Psychology Review, 35(2), 1–25.
Sun, Y., & Chao, C. M. (2024). Media multitasking and its impact on students’ attention and academic performance. Education and Information Technologies, 29(3), 3567–3585.
Yusri, Y., Rahmawati, R., & Fadillah, A. (2023). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap konsentrasi belajar siswa SMA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(2), 145–156.
Budiyanto, M. N., & Ismail, R. G. (2025). Metode penelitian kuantitatif dan aplikasi digitalisasi dalam riset sosial dan pendidikan. Jakarta: PT Media Penerbit Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Remaja dan kesehatan mental di era digital. Jakarta: Kemenkes RI.
Metro TV News. (2025). Scroll terus, isinya kok mirip semua? Ini cara kerja algoritma media sosial. MetroTVNews.com.
RRI. (2025). Fenomena scrolling media sosial yang kian sulit dihentikan. RRI.co.id.
Jejak Persepsi. (2025). Benarkah scrolling media sosial menyebabkan ketidakproduktifan? JejakPersepsi.com.