PENGARUH KONSUMSI MINUMAN BERKAFEIN TERHADAP TINGKAT KELELAHAN

Main Article Content

Augusta Vania
Andreas Pardede
Gabriela Nashita Aiswari Purniawan
Jeron Kailimang
Febri Pramudya Wardani

Abstract

Kelelahan merupakan permasalahan umum yang sering dialami oleh remaja, khususnya siswa sekolah menengah atas, akibat tingginya tuntutan akademik, aktivitas belajar, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan nonakademik. Kondisi kelelahan yang berlangsung secara terus-menerus dapat berdampak pada penurunan konsentrasi, motivasi belajar, produktivitas, dan kesehatan fisik maupun mental. Salah satu cara yang banyak dilakukan siswa untuk mengatasi rasa lelah dan kantuk adalah dengan mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan minuman energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi minuman berkafein terhadap tingkat kelelahan pada siswa sekolah menengah atas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang memuat pertanyaan mengenai pola konsumsi kafein, tingkat kelelahan, dan kualitas tidur, serta didukung oleh wawancara sebagai data kualitatif pelengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengonsumsi minuman berkafein dengan tujuan utama untuk mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan fokus belajar. Konsumsi kafein terbukti memberikan efek segar dan peningkatan kewaspadaan dalam jangka pendek. Namun, pada sebagian responden, konsumsi kafein juga berkorelasi dengan gangguan kualitas tidur, seperti sulit tidur atau berkurangnya durasi tidur, yang berdampak pada meningkatnya rasa lelah pada keesokan harinya. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa konsumsi minuman berkafein memiliki dampak ganda terhadap kelelahan siswa. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan pengelolaan konsumsi kafein yang bijak agar manfaatnya dapat dirasakan tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan aktivitas belajar siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PENGARUH KONSUMSI MINUMAN BERKAFEIN TERHADAP TINGKAT KELELAHAN. (2026). Pelita Intermedia Scholar Analytics, 1(02), 14-20. https://doi.org/10.65594/vky1ed90

References

Br Ginting, Sarah Stephanie; Astiarani, Yunisa; Santi, Bryany Titi; Vetinly, Vetinly. 2022. Tingkat Pengetahuan Efek Konsumsi Kafein dan Asupan Kafein pada Mahasiswa. Semarang: Journal of Nutrition College.

Ardiyanti, Nofia; Wahyuni, Ida; Suroto, Suroto; Siswi Jayanti, Siswi. 2017. Hubungan Beban Kerja Mental dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Keperawatan dan Tenaga Kebidanan di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. Semarang: Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Roehrs, Timothy; Roth, Thomas; Shambroom, James. 2013. Caffeine Effects on Sleep Taken 0, 3, or 6 Hours Before Going to Bed. Rochester, MN: Journal of Clinical Sleep Medicine (American Academy of Sleep Medicine).

Published in Journal of Clinical Sleep Medicine, a journal published by American Academy of Sleep Medicine, United States.

Departemen Ilmu Kedokteran Jiwa, Fakultas Kedokteran, Kesehatan, dan Ilmu Keperawatan UGM. 2020. Berita Psikiatri: Efek Neurobiologis Kafein. Yogyakarta: jiwa.fkkmk.ugm.ac.id.

Septiningtyas Hastuti, Dewi. 2018. Kandungan Kafein pada Kopi dan Pengaruh Terhadap Tubuh. Surabaya: Kimia FIA Institut Teknologi Sepuluh Nopember.